Net Protozo – Kurma manis merupakan salah satu pilihan terbaik untuk berbuka puasa karena kandungan energinya yang tinggi. Saat berpuasa, tubuh memerlukan asupan energi yang cepat terserap dan stabil. Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah dicerna oleh tubuh.
Menurut dokter Ngabila Salama, kurma sangat baik dikonsumsi saat berbuka karena kaya akan serat dan gula kompleks. Kandungan gula alami pada kurma membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa menyebabkan lonjakan drastis pada kadar gula darah. Hal ini menjadikannya pilihan yang aman bagi banyak orang.
Selain memberikan energi, kurma juga mengandung potasium dan elektrolit yang berperan dalam membantu tubuh menyerap cairan lebih baik. Kondisi ini sangat penting untuk mengurangi risiko dehidrasi setelah seharian tidak mengonsumsi minuman. Oleh karena itu, berbuka puasa dengan kurma dan air putih adalah kombinasi yang tepat untuk mengembalikan keseimbangan tubuh.
Dokter spesialis gizi klinik RS EMC Tangerang, Kristina Joy Herlambang, juga menyampaikan bahwa kurma mengandung berbagai zat gizi penting. Selain rasa manisnya yang alami, kurma kaya akan selenium, zinc, dan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Kurma juga mengandung berbagai vitamin seperti B1, B2, B3, B5, A, dan C. Vitamin-vitamin tersebut berperan dalam menjaga sistem metabolisme tubuh dan meningkatkan daya tahan. Kombinasi nutrisi dalam kurma menjadikannya pilihan makanan yang sehat dan bermanfaat untuk dikonsumsi secara rutin.
Mengutip dari laman Health, kurma merupakan sumber serat yang sangat baik. Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Konsumsi kurma secara teratur dapat membantu mengatur pergerakan usus dan mengurangi risiko sembelit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi tujuh butir kurma setiap hari mengalami peningkatan frekuensi buang air besar. Ini membuktikan bahwa kurma bisa menjadi suplemen alami untuk mendukung kesehatan pencernaan. Beberapa manfaat serat dalam kurma meliputi membantu mencegah sembelit, mendukung kesehatan usus, serta menjaga pola makan yang lebih teratur.
Baca Juga : Ibu Hamil Berpuasa dengan Nutrisi yang Tepat
Tidak hanya baik untuk berbuka puasa, kurma juga memberikan banyak manfaat jika dikonsumsi saat sahur. Kandungan gula alami dalam kurma memberikan energi yang stabil dan bertahap. Hal ini membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
Selain itu, kurma mengandung berbagai mineral penting seperti kalium dan magnesium. Mineral ini berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Serat dalam kurma juga membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga kadar gula tetap stabil.
Meskipun kurma memiliki banyak manfaat, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Bagi penderita diabetes atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi kurma secara rutin.
Kurma (Phoenix dactylifera) adalah buah yang berasal dari pohon kurma yang tumbuh di daerah Timur Tengah dan sekitarnya. Sejarah mencatat bahwa kurma berasal dari wilayah yang sekarang dikenal sebagai Irak. Namun, sejak zaman kuno, bangsa Mesir telah mengolah kurma menjadi minuman fermentasi seperti anggur.
Seiring waktu, kurma mulai diperdagangkan ke berbagai wilayah seperti Asia Barat Daya, Spanyol, dan Afrika Utara. Kemudian, buah ini juga diperkenalkan ke Meksiko dan California. Saat ini, kurma menjadi salah satu buah yang paling penting dalam kuliner Timur Tengah, terutama saat bulan Ramadan.
Pohon kurma dapat tumbuh hingga ketinggian 25 meter dengan batang yang unik dan tekstur tidak rata. Rasa manis alaminya menjadikan kurma sebagai camilan sehat yang banyak digemari oleh berbagai kalangan.
Terdapat berbagai jenis kurma yang memiliki rasa dan karakteristik berbeda. Beberapa jenis kurma yang populer antara lain Medjool, Barhi, Sukkari, dan Ajwa. Kurma Medjool sering disebut sebagai ‘ratu kurma’ karena ukurannya yang besar dan rasa manisnya yang khas.
Setiap jenis kurma memiliki cara penyimpanan yang berbeda untuk menjaga kualitasnya. Agar tetap awet dan lezat, kurma sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara untuk mengurangi kehilangan kelembapan. Selain itu, menjaga suhu penyimpanan yang rendah juga membantu mempertahankan kualitas rasa dan teksturnya.
Simak Juga : Desy Ratnasari: Inspirasi Gaya Hijab yang Modis dan Anggun